SURABAYA – Menjelang penghujung tahun, Klinik Pratama Widya Mandiri terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-fasilitas kesehatan (faskes). Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan kerja koordinasi dan harmonisasi sistem rujukan ke Klinik Utama Mata Tritya, salah satu Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKTRL) mitra.
Kunjungan resmi tersebut dipimpin langsung oleh dr. Widya Prasetyo bersama Person in Charge (PIC) Klinik Widya Mandiri, Nahdiya Maulida, Amd.Keb. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi alur rujukan, menyelaraskan persepsi teknis operasional, serta meningkatkan efisiensi pelayanan bagi pasien BPJS Kesehatan.
Rombongan Klinik Widya Mandiri disambut hangat oleh perwakilan manajemen Klinik Utama Mata Tritya, yakni Dinan (perwakilan pemilik) dan Anandio Triartomo (PIC Klinik Utama Mata Tritya).
Dalam diskusi intensif yang berlangsung hangat selama hampir empat jam tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari kendala operasional harian, target pencapaian mutu, hingga integrasi sistem rujukan berbasis digital.
PIC Klinik Widya Mandiri, Nahdiya Maulida, mengungkapkan bahwa Kunjungan Kerja ini merupakan langkah awal yang penting untuk membangun komunikasi yang cair dan responsif antar-PIC faskes.
"Melalui silaturahmi ini, kami berharap koordinasi teknis antar-PIC faskes menjadi lebih harmonis dan tak berjarak. Dengan komunikasi yang terbuka, potensi hambatan minor di lapangan dapat diselesaikan dengan cepat demi kenyamanan pasien," ujar Nahdiya.
Dorong Rujukan Digital Cepat Tanpa Kertas via MobileJKN
Salah satu topik utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan ini adalah komitmen bersama untuk memaksimalkan implementasi rujukan digital (paperless) melalui aplikasi MobileJKN.
PIC Klinik Utama Mata Tritya, Anandio Triartomo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem rujukan tanpa kertas (paperless) guna memangkas durasi antrean dan mempermudah alur pelayanan.
"Saat ini di Klinik Utama Mata Tritya, pasien sudah tidak memerlukan berkas fisik rujukan kertas. Kami sangat berharap rekan-rekan di Klinik Widya Mandiri dapat membimbing sekaligus membantu mendaftarkan antrean pasien secara langsung melalui aplikasi MobileJKN saat memproses rujukan," jelas Anandio.
Menurut Anandio, edukasi dan bantuan pendaftaran antrean digital di tingkat FKTP (Faskes Pertama) akan sangat membantu pasien agar tidak perlu menunggu lama saat tiba di faskes rujukan sekunder.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Klinik Widya Mandiri untuk terus menjalin kolaborasi erat dengan berbagai faskes rujukan mitra. Melalui integrasi layanan yang solid dan adaptasi teknologi digital, Klinik Widya Mandiri berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang holistik, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Baca Juga: Klinik Widya Mandiri Raih Apresiasi dari BPJS Kesehatan Surabaya